Selain mengembangkan pemanfaatan data QRIS, BI terus memperkuat infrastruktur pembayaran nasional melalui layanan BI-Fast yang memungkinkan transfer dana berlangsung selama 24 jam.
Menurut Destry, layanan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memperlancar transaksi keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.
BI berkomitmen melanjutkan pengembangan sistem pembayaran agar transaksi semakin efisien, mudah diakses, dan mampu menjangkau lebih banyak pelaku ekonomi.
“Kami akan terus memperkuat di sistem pembayaran kita ini yang tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara memperlancar transaksi yang terjadi,” ujar Destry.
Ke depan, integrasi ekosistem pembayaran digital dengan perluasan akses pembiayaan diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM. Jika skema pemanfaatan data QRIS dapat diterapkan secara tepat, rekam jejak transaksi digital berpotensi menjadi salah satu instrumen pendukung bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh akses pembiayaan formal.(**)
