Stok Pangan Cukup 4 Bulan, Bulog Batam Siap Jaga Stabilitas Harga

KABAREKONOMI. co.id, Batam — Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan ketersediaan cadangan pangan strategis di wilayah Batam dan sekitarnya berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Berdasarkan laporan persediaan stok komoditas per 4 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, total cadangan pangan yang dikuasai Bulog Batam mencapai 3.239.582 kilogram atau setara 3.239 ton.

Bacaan Lainnya

Ketersediaan ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menopang ketahanan ekonomi masyarakat.

Komoditas beras medium menjadi tulang punggung cadangan pangan dengan volume mencapai 3.126.856 kilogram. Stok tersebut tersebar di sejumlah gudang strategis, yakni di Kota Batam dan Tanjung Merah sebanyak 884.860 kilogram serta di Gudang Sei Raya, Kabupaten Karimun, sebanyak 2.420.000 kilogram.

Selain itu, Bulog Batam juga memiliki cadangan beras premium sebesar 12.445 kilogram untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan kualitas beras yang lebih tinggi.

Selain beras, Bulog Batam juga mencatat ketersediaan komoditas pangan lainnya seperti minyak goreng sebanyak 84.006 kilogram, jagung 16.222 kilogram, serta stok gula dan telur ayam.

Keberagaman cadangan komoditas ini memperkuat peran Bulog sebagai stabilisator pasar, khususnya dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan bahwa ketersediaan stok yang memadai merupakan bagian dari strategi Bulog dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi daya beli masyarakat.

“Stok pangan yang kami kuasai saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam dan sekitarnya. Bulog berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan serta memastikan distribusi berjalan lancar guna menjaga stabilitas harga di pasar,” ujar Guido XL Pereira saat ditemui pada Kamis (5/2/2026) pagi.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar, Bulog Batam juga telah melakukan penyaluran beras medium masing-masing sebanyak 1.250.000 kilogram di wilayah Batam dan Tanjung Merah, serta 250.000 kilogram di Kabupaten Karimun. Sementara itu, distribusi beras premium juga dilakukan sebesar 1.000.000 kilogram di Batam dan 250.000 kilogram di Karimun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *