KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi mencanangkan Gerakan Bersama Batam Asri (Gema Batam Asri) sebagai langkah kolektif menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keindahan kota.
Pencanangan ditandai dengan apel bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda di halaman K-Square, Rabu (11/2/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Dari lokasi tersebut, ribuan personel kemudian bergerak serentak di 12 kecamatan untuk melakukan aksi bersih-bersih di titik-titik strategis.
Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Gema Batam Asri dimaknai sebagai gerakan masyarakat yang mengedepankan semangat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Menurutnya, gerakan ini lahir dari kesepakatan bersama Forkopimda setelah adanya arahan Presiden agar daerah semakin serius dalam penataan lingkungan perkotaan.
“Setelah arahan Presiden, kita sepakat dengan Forkopimda untuk melakukan gerakan bersama bernama Gema Batam Asri. Hari ini kita bergerak serentak di 12 kecamatan. Fokus hari ini adalah pencanangan, lalu setelah ini kita langsung turun membersihkan,” ujar Amsakar.
Usai apel, tim gabungan menyasar sejumlah kawasan prioritas, salah satunya Waduk Duriangkang yang diakses melalui Bandan Wangi. Di lokasi tersebut, pembersihan difokuskan pada eceng gondok yang dinilai mengganggu daya serap air serta kelestarian catchment area.
Langkah ini menjadi krusial di tengah kondisi cuaca panas berkepanjangan yang berdampak pada menurunnya debit air waduk.
Amsakar mengungkapkan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Batam mengalami cuaca panas cukup ekstrem dalam satu bulan terakhir dan berpotensi berlanjut.










