Yakop Sucipto Ambil Langkah Tegas Demi Soliditas KBI Kepri. ’14 Pengurus Dicopot, Tiga Daerah Dibekukan’

KABAREKONOMI.CO.ID, Batam – Konflik internal mengguncang tubuh Kickboxing Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Menjawab mosi tidak percaya yang ditandatangani sejumlah pengurus dan anggota, Pengurus Provinsi (Pengprov) KBI Kepri menggelar rapat pleno dan memutuskan memberhentikan 14 pengurus masa bakti 2024–2028.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Pleno Pengprov KBI Kepri yang berlangsung di Sekretariat Pengprov, Jumat (27/2/2026) pukul 10.00 WIB. Rapat dihadiri jajaran pengurus provinsi serta anggota yang tercatat dalam daftar hadir.

Bacaan Lainnya

Ketua Pengprov KBI Kepri, Yakop Sucipto, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyelamatkan organisasi dari perpecahan.

“Rapat pleno tadi pagi bagian dari menyelamatkan KBI Kepri, dan saya sudah menunjuk enam pengacara untuk membuat laporan ke Polda Kepri,” ujar Yakop usai rapat.

Yakop memaparkan, agenda rapat meliputi evaluasi internal organisasi, pembahasan komitmen anggota terhadap visi-misi, serta menyikapi keterlibatan sejumlah pengurus dalam mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum Pengprov KBI Kepri.

Dalam berita acara rapat disebutkan, terdapat anggota kepengurusan yang dinilai tidak lagi sejalan dengan visi, misi, dan keyakinan organisasi. Keikutsertaan dalam mosi tidak percaya itu juga dinilai tidak berdasarkan AD/ART serta berpotensi mencemarkan nama baik Ketua Umum.

Berdasarkan hasil musyawarah, rapat pleno memutuskan memberhentikan 14 pengurus, termasuk Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, sejumlah ketua bidang, anggota dewan sabuk, hingga komisi wasit.

Dalam rapat tersebut, Pengprov KBI Kepri juga menetapkan pengurus baru untuk mengisi kekosongan jabatan strategis. Hendra Pramana ditunjuk sebagai Sekretaris Umum, sementara Vierki Adomian Siahaan, S.H. dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Umum.

Selain itu, Pengprov juga memberhentikan dan membekukan sejumlah kepengurusan kabupaten/kota, yakni Pengkot KBI Tanjungpinang, Pengkab KBI Bintan, dan Pengkab KBI Karimun.

Menjelang agenda penting seperti PON Beladiri dan Porprov yang semakin dekat, Pengprov KBI Kepri bergerak cepat menunjuk caretaker di tiga daerah guna menjaga kesinambungan pembinaan atlet dan pelatih.

Supardi Haliman, S.E., M.Hum ditunjuk sebagai caretaker Pengkot KBI Tanjungpinang, Ir. Tijo Kie Hong sebagai caretaker Pengkab KBI Bintan, dan Nixson Tambunan sebagai caretaker Pengkab KBI Tanjung Balai Karimun.

Yakop menegaskan, langkah ini diambil agar tidak terjadi kekosongan kepengurusan di daerah yang dapat mengganggu persiapan atlet.

“Rapat pleno ini merupakan mekanisme organisasi yang sah sesuai AD/ART. Kami ingin memastikan roda organisasi berjalan solid dan pembinaan atlet tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia menambahkan, para caretaker diminta segera berkoordinasi dengan KONI dan Dispora di daerah masing-masing agar persiapan menuju PON Beladiri dan Porprov tetap berjalan optimal.

Rapat pleno tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I Supardi Haliman, Wakil Ketua II Ir. Tijo Kie Hong, serta Bendahara Umum Jessica Retnani Victoria, S.H. (****)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *