KABAREKONOMI.CO.ID, Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND terus memperkuat segmen Retail Business sebagai tulang punggung layanan logistik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Melalui strategi Terluas, Tercepat dan Terpercaya, Pos Indonesia hadir dengan portofolio layanan pengiriman yang komprehensif, jaringan internasional yang luas, serta ekosistem kemitraan yang menguntungkan.
SVP Retail Business, Helly S. Halimah mengungkapkan saat forum Media Update menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku UMKM Indonesia.
“Dengan jaringan yang terluas, pengiriman yang tercepat, dan terpercaya lebih dari 279 tahun, Pos Indonesia siap membantu setiap UMKM menembus pasar domestik maupun internasional,” jelasnya.
Pos Indonesia menghadirkan empat pilihan layanan pengiriman domestik yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis UMKM. POS Sameday memungkinkan pengiriman di hari yang sama dalam maksimal 9 jam menggunakan City Courier, sementara POS Nextday menjamin paket sampai keesokan harinya ke berbagai kota dan provinsi.
Seluruh layanan domestik dilengkapi fitur unggulan seperti Free pick-up tanpa biaya tambahan oleh kurir O-ranger, Layanan Cash on Delivery (COD) untuk kemudahan transaksi serta Fitur tracking real-time melalui aplikasi PosAja! Juga Tersedia asuransi pengiriman untuk keamanan paket.
Menyambut bulan Ramadan, Pos Indonesia menghadirkan paket pengiriman khusus rendang yang dirancang spesial bagi para perantau asal Minangkabau yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.
Melalui layanan ini, kerinduan akan cita rasa rendang asli Sumatera Barat kini bisa terobati, dimana langsung dikirim dari dapur kampung halaman ke meja makan para perantau, tetap segar dan terjaga kualitasnya.
Pos Indonesia bekerja sama dengan para pelaku UMKM kuliner Minang untuk memastikan setiap paket rendang dikemas secara higienis menggunakan standar kemasan food-grade dan vacuum packaging, sehingga cita rasa otentik rendang Padang tetap terjaga selama proses pengiriman.
Layanan ini menjangkau seluruh kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, hingga kawasan timur Indonesia. Dan khusus area Jabodetabek, pengiriman bisa menggunakan paket Nextday.
“Ramadan adalah momen yang sangat istimewa. Bagi pecinta kuliner rendang khas Minang, kami ingin memastikan mereka tetap bisa menikmati rendang asli dari kampung halaman, sampai ke tangan mereka dalam kondisi segar,” ungkap Helly.
Bagi UMKM yang ingin menembus pasar ekspor atau go-global, Pos Indonesia menawarkan konektivitas ke 232 negara di seluruh dunia melalui lima layanan internasional ; EMS International – Pengiriman ekspres hingga 30 kg ke 52 negara. PosEkspor – Pengiriman barang 30–300 kg ke 232 negara dalam 4–8 hari.
Lalu, Pos Paket Internasional – Layanan kompetitif hingga 30 kg ke 196 negara dalam 6–10 hari, serta Pos Registered dimana Pengiriman dokumen dan barang hingga 2 kg ke 212 negara. Terakhir layanan ePacket, Solusi small parcel hingga 2 kg khusus pelaku eCommerce ke 57 negara.
Selain itu, Pos Indonesia telah membangun ekosistem layanan yang menyeluruh melalui integrasi dengan marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, Zalora, serta platform agregator seperti Kiriminaja, Everpro, dan AutoKirim.
Bagi UMKM yang berminat denga pola kemitraan, PosIND juga membuka peluang melalui empat skema yang fleksibel ; seperti Loket PosAja Agen, PosAja Drop Point atau menjadi Agen Penjualan.
Tidak hanya soal pengiriman, dalam mendukung UMKM naik kelas, Pos Indonesia aktif melakukan Pendampingan UMKM dalam meningkatkan kualitas bisnis mereka. Dari mulai program edukasi standarisasi kemasan yang mencakup pelatihan penggunaan kemasan food-grade, vacuum packaging, labeling yang benar, hingga rekomendasi perlindungan tambahan seperti double packing dan bubble wrap.
Pos Indonesia juga melakukan edukasi terkait cara menghandle kiriman ke luar negeri, kiriman Valuable Goods, Dangerous Goods terutama ketika berkaitan dengan proses di bea cukai dan karantina.
Selain itu, Pos Indonesia juga melakukan pelatihan baik secara online maupun offline kepada UMKM yang ingin memperluas bisnisnya secara digital, seperti pelatihan cara membuat toko online (store front) di platform posaja.id sehingga mereka memiliki toko online sendiri yang terintegrasi dengan market place dan social media mereka, maupun cara mengaktifkan PosAja sebagai kurir di toko-toko mereka yang telah terdaftar di Market Place.
“Melalui platform digital PosAja! UMKM, kami membantu pelaku usaha membangun toko digital sekaligus mengelola pengiriman dalam satu platform yang mudah dan terintegrasi. Ini adalah wujud nyata komitmen Pos Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutup Helly. (***)










