Stok Beras Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Perum BULOG Pastikan Pasokan Aman

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman dan melimpah.

Hingga saat ini, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai sekitar 5,1 juta ton, menjadi sinyal kuat bahwa ketahanan pangan nasional berada dalam posisi yang stabil di tengah berbagai tantangan global.

Bacaan Lainnya

Di tingkat daerah, kondisi serupa juga terlihat di Batam.

Kepala Cabang Perum BULOG Batam, Guido XL Pereira saat ditemui IDNNews.co.id, menegaskan bahwa stok beras di wilayahnya dalam kondisi terkendali dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok di BULOG Kantor Cabang Batam, beras medium tersedia sekitar 4.500 ton, sementara beras premium mencapai 350 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran,” ujarnya pada Jumat (24/4/2025) pagi.

Ketersediaan stok yang memadai ini tidak hanya menjamin distribusi berjalan lancar, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas pangan strategis seperti beras.

BULOG, lanjut Guido, terus melakukan langkah antisipatif dengan menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan melalui penyaluran yang tepat sasaran.

Secara nasional, keberhasilan menjaga stok beras hingga di atas 5 juta ton dinilai sebagai capaian signifikan.

Pemerintah melalui berbagai kebijakan strategis, mulai dari peningkatan produksi dalam negeri hingga penguatan cadangan beras pemerintah, berhasil menjaga stabilitas pangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam kesempatan terpisah, Ahmad Rizal Ramdhani saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam inspeksi mendadak ke Gudang Filial BULOG Cabang Karawang, menegaskan bahwa capaian ini memiliki makna strategis.

“Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, BULOG, dan para pemangku kepentingan di sektor pertanian menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Upaya tersebut mencakup penguatan produksi petani lokal, optimalisasi serapan gabah, hingga distribusi beras yang merata ke seluruh wilayah.

Dengan kondisi stok yang melimpah, pemerintah optimistis dapat menjaga stabilitas harga beras di pasar, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Terlebih menjelang periode-periode tertentu yang biasanya diiringi peningkatan permintaan, seperti hari besar keagamaan.

Di Batam sendiri, BULOG memastikan distribusi beras akan terus dilakukan secara berkala melalui berbagai program, termasuk operasi pasar jika diperlukan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mencegah gejolak harga yang berpotensi merugikan konsumen.

Secara keseluruhan, ketersediaan stok beras yang kuat, baik di tingkat nasional maupun daerah, menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Di tengah dinamika global yang tidak menentu, keberhasilan ini menjadi indikator bahwa sektor pangan Indonesia tetap tangguh dan terkendali. (iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *