Isu Darurat Dibantah, Bandara Hang Nadim Pastikan Layanan Haji Tetap Prima

KABAREKONOMI.CO.ID, Batam – Kepastian operasional penerbangan haji dari Batam kembali menguat setelah pihak pengelola bandara memastikan insiden teknis yang sempat beredar luas tidak berdampak pada keseluruhan layanan.

Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthaliu dalam keterangan resminya pada Rabu (29/4/2026) menegaskan bahwa isu pendaratan darurat pesawat haji di Batam tidak benar dan tidak mencerminkan kondisi operasional yang sebenarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Anton, kendala teknis yang dialami pesawat Saudia Airlines tipe B77-300 ER dengan registrasi 9HAZE memang terjadi, namun insiden tersebut berlangsung saat pesawat masih berada di apron Bandara, bukan ketika berada di udara.

“Klarifikasi ini penting karena isu pendaratan darurat sempat memicu kekhawatiran publik terhadap keselamatan penerbangan haji,” tegasnya.

Di tengah meningkatnya mobilitas jemaah, kejelasan informasi dinilai sangat krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kesiapan layanan transportasi udara, khususnya pada momentum penyelenggaraan ibadah haji yang memiliki dampak ekonomi besar bagi daerah.

Anton menjelaskan, penyesuaian jadwal keberangkatan jemaah haji kloter 5 Embarkasi Batam dilakukan sebagai langkah mitigasi operasional. Kloter yang semula dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026 pukul 07.40 WIB diundur menjadi 28 April 2026.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *