Arief Kurnia Risdianto, Jabat Dirut PGN yang Baru

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto
Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto

KABAREKONOMI.CO.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan agenda penetapan susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris. Perombakan kursi direksi dan komisaris terjadi berdasarkan hasil RUPS.

Pada momen ini, Arief Kurnia Risdianto ditetapkan sebagai Direktur Utama PGN, menggantikan Arief Setiawan Handoko. Arief Kurnia sendiri sebelumnyanya adalah Direktur Manajemen Risiko PGB.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada sejumlah nama baru mengisi jajaran direksi. Satu nama yang menarik perhatian adalah Mirza Mahendra yang sedang menjabat sebagai Direktur Pembinaan Program Migas Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PGN
PGN

Berikut daftar nama Direksi PGN :

Direktur Utama : Arief Kurnia Risdianto

Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Hery Murahmanta

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Mirza Mahendra

Direktur Keuangan: Catur Dermawan

Direktur Komersial: Aldiansyah Icham

Direktur Manajemen Risiko: Eri Surya Kelana

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Rachmat Hutama

Selain Direksi, RUPS juga menetapkan Dewan Komisaris yang terdiri dari:

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Tony Setia Boedi Hoesodo

Komisaris: Edward Omar Sharif Hiariej

Komisaris: Rambe Kamarulzaman

Komisaris: Thanon Aria Dewarnega

Komisaris Independen: Conny Lolyta Rumondor

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengantarkan PGN untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN, Rabu (27/8).

Formasi kepemimpinan PGN yang baru diharapkan dapat menahkodai PGN untuk semakin solid dan lincah dalam menghadapi tantangan-tantangan volatilitas perekonomian dan sektor energi. Peran utama PGN dalam menyalurkan gas bumi untuk seluruh sektor pelanggan tentunya terus berkelanjutan.

PGN juga berkomitmen melanjutkan pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi demi keterjangkauan masyarakat dengan gas bumi. Inisiatif baru mengiringi langkah PGN dalam menjalankan core bisnis, dengan harapan dapat memberikan added value gas bumi bagi negara dan masyarakat.

“Diversifikasi bisnis gas bumi juga akan terus berkembang untuk mengoptimalkan peran gas bumi dalam rangka percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission. Dukungan dari Pemerintah dan seluruh stakeholder akan memperkuat PGN untuk mencapai target-target pemanfatan gas bumi untuk ketahanan energi nasional,” ungkap Fajriyah. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *