Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran daerah. Ia memaparkan, akumulasi nilai usulan dari berbagai sumber perencanaan mencapai sekitar Rp9 triliun, sementara kemampuan anggaran daerah berada pada kisaran Rp4,29 triliun.
“Artinya, ada sekitar Rp5 triliun yang harus dieliminasi. Karena itu, skala prioritas menjadi kunci agar program yang dijalankan benar-benar mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap para tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, dan kecamatan dapat bersama-sama menyaring usulan yang memiliki tingkat urgensi tinggi serta selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan capaian kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, selama 11 bulan 11 hari menjabat. Dari 10 program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sebanyak tujuh program telah direalisasikan, sementara tiga lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
“Tidak semua program bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Setiap kebijakan membutuhkan perencanaan matang, dukungan anggaran, serta kesiapan teknis di lapangan,” ujarnya.
Beberapa fokus utama yang terus ditangani pemerintah daerah antara lain persoalan banjir, sampah, dan air bersih. Untuk penanganan banjir, Pemko Batam melakukan normalisasi drainase dan perbaikan infrastruktur secara bertahap pada titik-titik rawan genangan.
Di sektor persampahan, pemerintah memperkuat sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah guna meningkatkan kualitas layanan kebersihan. Sementara itu, pada sektor air bersih, Pemko Batam terus mendorong perbaikan distribusi agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata.
Menutup rangkaian Musrenbang, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Batam.
“Jika kita solid, saling mendukung, dan fokus pada prioritas pembangunan, saya optimistis Batam akan tumbuh lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya. (****)
