Audiensi ke KKP, Wagub Nyanyang Dorong Rumput Laut dan Lobster Jadi Andalan Ekonomi Kepri

KABAREKONOMI.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menggenjot sektor ekonomi maritim sebagai motor pertumbuhan daerah. Hal ini ditandai dengan audiensi Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Waka Mabida), Nyanyang Haris Pratamura, bersama Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kantor KKP, Jakarta.

Hadir juga menemani Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Kadis DKP Provinsi Kepri, Dr. Said Sudrajat, S.Sos.,M.Si dan Kabid Perikanan Tangkap, Mufril Akhyar, S.Pi dan Fungsional Perikanan Tangkap

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Dr. Tb. Haeru Rahayu, yang menyambut positif langkah strategis Pemprov Kepri dalam mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya.

“Saya sangat senang atas kedatangan Bapak Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Ini menunjukkan semangat kuat Kepri dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan, khususnya budidaya,” ujar Tb. Haeru Rahayu.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepri, mulai dari gubernur, wakil gubernur hingga jajaran dinas terkait, menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah tersebut.

“Kami akan segera melakukan telaah dan penilaian lapangan terkait rencana pembangunan UPT. Dukungan hibah yang diberikan akan kami laporkan langsung kepada Menteri, Wakil Menteri, dan Sekretaris Jenderal KKP,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi daerah, mengingat karakteristik Kepri sebagai wilayah kepulauan dengan 98 persen wilayahnya merupakan perairan.

“Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi besar yang harus kita kembangkan. Salah satunya adalah budidaya rumput laut yang tersebar di tujuh kabupaten/kota seperti Lingga, Karimun, Anambas, Natuna, Batam, dan Bintan,” ujarnya.

Selain rumput laut, Nyanyang juga menyoroti potensi komoditas unggulan lainnya seperti lobster yang dinilai mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat pesisir.

“Kami ingin sektor ini menjadi unggulan daerah. Oleh karena itu, kami meminta arahan dan dukungan dari KKP terkait proyeksi pengembangan dan potensi ekonomi yang bisa dihasilkan dari sektor maritim ini,” katanya.

Nyanyang optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Kepri dapat menjelma menjadi salah satu pusat ekonomi maritim nasional yang berdaya saing tinggi.

“Insya Allah Kepri akan menjadi unggulan potensi pendapatan dari sektor maritim. Kami siap berkolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan,” pungkasnya.

Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat hilirisasi sektor perikanan budidaya sekaligus membuka peluang investasi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Iman Suryanto)

Pos terkait