Batam di Usia 196 Tahun: Merawat Sejarah, Menyongsong Kota Unggul dan Berdaya Saing

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Batam dalam rangka Hari Jadi Batam ke-196. Menurutnya, peringatan hari jadi bukan hanya penanda usia kota, tetapi juga proses pewarisan nilai kecintaan, kebanggaan, dan rasa memiliki masyarakat terhadap Batam.

Momentum HJB ke-196, lanjut Amsakar, dikemas dalam rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, mulai dari Forkopimda, DPRD, lembaga adat, paguyuban, organisasi sosial kemasyarakatan, hingga pelajar. Hal ini bertujuan memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat Batam yang multietnik, multiagama, dan multigolongan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Amsakar menjelaskan, tema Hari Jadi Batam ke-196 Tahun 2025 yakni “Unggul dan Berdaya Saing” menjadi arah pembangunan Kota Batam ke depan. Unggul dimaknai sebagai kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berilmu, berbudaya, serta menjunjung nilai harmoni dan akhlak. Sementara berdaya saing mencerminkan kemampuan Batam menghadapi persaingan global melalui infrastruktur yang kuat, layanan publik profesional, regulasi yang ramah investasi, dan kesiapan masyarakat serta industri.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan capaian pembangunan Batam. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,89 persen hingga Triwulan III Tahun 2025, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dan nasional. Batam juga menjadi penopang utama perekonomian Kepri dengan kontribusi sebesar 65,39 persen.

Dari sisi ekspor, nilai ekspor Batam pada 2024 tercatat mencapai 16 miliar dolar Amerika Serikat, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara realisasi investasi hingga Triwulan III Tahun 2025 mencapai Rp33,66 triliun atau naik 74,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Capaian ini menunjukkan Batam semakin unggul dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Amsakar.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, gotong royong, integritas, serta stabilitas dan kondusivitas Kota Batam.

“Tidak ada kota yang maju karena satu orang. Kota yang maju adalah kota yang warganya bergerak bersama,” pungkasnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batam ini menjadi puncak peringatan Hari Jadi Batam ke-196 Tahun 2025 sekaligus momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun Batam yang unggul, berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan.

Pos terkait