“Ini langkah awal untuk saling belajar dan bertukar pengalaman, terutama terkait pengelolaan industri media yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Novianto saat malam ramah-tamah di Sagara Restaurant, Pantai Indah Impian (PIM), Bengkong Golden City, Minggu (25/1/2026) malam.
Menurutnya, Media Prima Group dapat menjadi referensi penting bagi media daerah dalam membangun model bisnis yang kuat secara finansial tanpa mengorbankan independensi jurnalistik. Ia juga mengungkapkan rencana kunjungan balasan FJP Kepri ke Malaysia guna memperluas wawasan pengelolaan industri media modern.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, mengapresiasi Media Prima Group yang memilih Batam sebagai lokasi kegiatan.
Ia menegaskan Batam terus dipersiapkan sebagai destinasi Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) yang mampu menarik agenda berskala nasional maupun internasional.
“Kegiatan seperti ini berdampak langsung pada pergerakan ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga sektor kreatif,” kata Ardi.
Dukungan juga disampaikan Founder Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (ASPABRI), Surya Wijaya. Ia memastikan pelaku usaha pariwisata Batam siap menyambut wisatawan dan pelaku industri dengan layanan berstandar internasional.
Selama berada di Batam, rombongan Media Prima Group yang berjumlah 15 orang diketahui menginap di Montigo Resort, Nongsa.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi pintu masuk promosi Batam yang lebih masif di pasar Malaysia dan kawasan regional, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi pariwisata Kepulauan Riau.(iman)
