Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan harus dipandang sebagai investasi sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi sosial. Harapannya, para mustahik yang menerima bantuan hari ini dapat berkembang menjadi pelaku usaha mandiri dan ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” katanya.
Firmansyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS dan para pemangku kepentingan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui peresmian Z-Corner ini, Pemerintah Kota Batam berharap tercipta ekosistem pemberdayaan ekonomi yang semakin kuat sekaligus membuka peluang tumbuhnya usaha mikro yang produktif dan berdaya saing di tengah masyarakat. (***)










