BP Batam Bangun ‘Nagoya Heritage’, Pusat Wisata Urban dan UMKM Terbesar di Batam

Mouris juga menegaskan bahwa penataan tidak hanya akan memberi dampak visual, melainkan juga dampak ekonomi yang signifikan.

“Jika kawasan ini tertata, ekonomi akan tumbuh sendiri. Toko-toko akan berinovasi, pedagang mempercantik usaha mereka, dan masyarakat kembali menjadikan Nagoya sebagai destinasi utama,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Pengembangan Nagoya Heritage tidak dibuat dengan pola pembiayaan tunggal. Mouris menyebut bahwa proyek ini dirancang sebagai proyek gotong royong lintas sektor.

“Semua pihak punya peran. BP Batam hadir dengan pembinaan dan penataan infrastruktur. Pemko mendukung kebijakan kawasan. Asosiasi PKL menyediakan data dan tertib lokasi. Pengusaha ikut melakukan perapian. Dan BRI kita ajak untuk memperkuat sisi UMKM,” ujarnya.

Dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat, BP Batam saat ini menjajaki kerja sama dengan Bank BRI sebagai bank yang dikenal kuat dalam pembinaan UMKM.

“Teman-teman BRI merespons sangat positif. Mereka bahkan ikut survei hari ini. Kita ingin BRI menjadi mitra yang membantu mempercantik kawasan sekaligus memberdayakan UMKM,” jelas Mouris.

Selain BRI, BP Batam juga menggandeng asosiasi PKL sebagai mitra data dan koordinator UMKM. PKL disebut memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini.

Sebelum memasuki pekerjaan fisik skala besar, BP Batam akan menjalankan strategi crowd gather untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Menjelang Imlek dan Idulfitri, kita dorong pelaku usaha untuk menggelar kegiatan, event, dan promosi agar arus pengunjung meningkat. Ketika crowd-nya hidup, kawasan ini akan tumbuh lebih organik,” ujar Mouris.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *