BP Batam: Kawasan Industri Tanjung Sauh Siap Dongkrak Lapangan Kerja dan Investasi

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus memperkuat langkah percepatan investasi strategis di wilayahnya. Melalui Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Djemy Francis, BP Batam menggelar pertemuan intensif bersama Panbil Group dan PT Batamraya Sukses Angkasa pada Selasa (12/5/2026) guna memastikan realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh dan Ngenang kembali bergerak sesuai target.

Pertemuan ini menjadi momentum penting setelah sejumlah proyek sempat mengalami perlambatan. BP Batam menegaskan komitmen untuk memastikan berbagai hambatan investasi dapat diselesaikan secara terukur, terkoordinasi, dan tepat waktu.

Bacaan Lainnya

Fary Djemy Francis menegaskan, dukungan penuh BP Batam difokuskan pada penyelesaian kendala teknis maupun harmonisasi kebijakan agar percepatan investasi tetap berjalan sesuai rencana.

“BP Batam memberikan dukungan penuh dalam penyelesaian berbagai kendala harmonisasi kebijakan agar percepatan investasi ini tetap berjalan on the track,” ujarnya.

Langkah percepatan investasi ini semakin relevan seiring penyesuaian kebijakan pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025 yang mengintegrasikan kawasan Tanjung Sauh dan Ngenang ke dalam wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Integrasi kebijakan tersebut diyakini menjadi katalis utama untuk menciptakan kepastian hukum, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan daya tarik investasi Batam di mata investor global.

Dalam pertemuan tersebut, Chairman Panbil Group Johanes Kennedy Aritonang hadir bersama jajaran Anggota/Deputi BP Batam. Diskusi berfokus pada penguatan harmonisasi kebijakan, kepastian tata kelola kawasan, hingga percepatan penyelesaian berbagai kendala investasi yang sebelumnya menghambat progres proyek.

Pos terkait