Bulog Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, Siapkan 3,3 Juta Ton Beras

Terkait distribusi minyak goreng melalui skema domestic market obligation (DMO), Rizal menjelaskan bahwa alokasi 30 persen dari total pasokan nasional dibagikan kepada BUMN pangan, dengan porsi 70 persen untuk Bulog, 20 persen untuk ID FOOD, dan 10 persen untuk Agrinas Palma.

Dalam skema tersebut, Bulog memperoleh pasokan sekitar 30 ribu kiloliter per bulan. Pada periode sebelumnya, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 21,8 ribu kiloliter.

Bacaan Lainnya

“Pada Februari ini pasokan kembali disiapkan sebesar 30 ribu kiloliter untuk disalurkan, terutama ke pengecer dan pasar agar harga tetap stabil,” katanya.

Tak hanya itu, Bulog juga bersiap menyalurkan bantuan pangan pemerintah berupa 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari–Maret 2026. Untuk dua bulan penyaluran tersebut, Bulog akan mendistribusikan sekitar 664,8 ribu ton beras serta 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.

Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri.

“Bulog telah menyiapkan stok dan kesiapan operasional agar bantuan pangan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” tutup Rizal. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *