Citrama Group Siapkan Infrastruktur Air 700 LPS, Dorong Batam Jadi Pusat Industri Digital

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepastian pasokan air bagi kawasan industri dan proyek data center yang membutuhkan dukungan infrastruktur dalam skala besar.

Investasi ini juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan air seiring berkembangnya aktivitas industri di kawasan Kabil dan Nongsa.

Bacaan Lainnya

Michael menjelaskan, Citrama Group telah memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan pasokan air bersih secara mandiri.

Sejak 1992, perusahaan telah mengembangkan infrastruktur penyediaan air untuk mendukung kebutuhan Kawasan Industri Kabil dan Nongsa melalui pembangunan embung seluas empat hektare di kawasan Kabil.

Saat ini, kapasitas produksi air bersih dari fasilitas tersebut mencapai sekitar 5.200 meter kubik per hari atau setara 60,2 liter per detik.

Citrama Group juga tengah mempercepat pembangunan embung baru di wilayah Nongsa Digital Park (NDP).

Melalui penambahan embung serta pengembangan proses daur ulang air limbah industri, perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas penyediaan air menjadi 10.000 meter kubik per hari atau setara 115,74 liter per detik pada awal 2027.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penguatan infrastruktur air tidak hanya dilakukan melalui pembangunan SWRO, tetapi juga melalui optimalisasi sumber daya air dan pengelolaan air secara berkelanjutan.

Selain memperkuat pasokan air, Citrama Group juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis dan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan energi listrik serta konektivitas internet bagi pengembangan kawasan industri dan data center.

Kesiapan ketiga infrastruktur utama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung rencana ekspansi investasi digital di Batam.

Pos terkait