Dari Wakaf Tunai ke RS Bersalin, BWI Batam Siapkan Lompatan Ekonomi Syariah

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Optimalisasi wakaf dinilai berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi umat yang signifikan, khususnya di Kota Batam yang memiliki populasi Muslim besar dan aktivitas ekonomi yang dinamis. Hal tersebut ditegaskan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam, H. Buralimar, saat menghadiri kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI, Jumat (20/2/2026).

Dalam momentum tersebut, Buralimar menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk memperkuat tata kelola wakaf nasional, termasuk mendorong pembentukan kementerian khusus yang menangani wakaf secara terintegrasi dan profesional.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pengelolaan wakaf di Indonesia masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan, terutama dari sisi kelembagaan, transparansi, serta produktivitas aset. Saat ini, wakaf dikelola oleh Badan Wakaf Indonesia yang bermitra dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Namun, dengan besarnya potensi dana dan aset wakaf nasional, ia menilai perlu ada langkah progresif agar pengelolaannya lebih terarah dan berdampak luas terhadap pembangunan ekonomi.

“Jika ke depan ada Kementerian Wakaf, maka pengelolaan wakaf bisa lebih fokus, profesional, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa wakaf bukan hanya instrumen keagamaan, tetapi juga instrumen ekonomi dan sosial yang mampu mendorong pemerataan kesejahteraan jika dikelola dengan prinsip good governance.

Buralimar mencontohkan sejumlah negara yang telah memiliki otoritas atau kementerian khusus wakaf dan terbukti mampu mengelola aset wakaf secara produktif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *