Di tengah pesatnya pembangunan kota, keberadaan jaringan gas sepanjang 273 kilometer tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan ekonomi tidak hanya ditopang gedung-gedung tinggi dan kawasan industri, tetapi juga oleh infrastruktur energi yang bekerja senyap di bawah permukaan tanah.
Tanpa banyak terlihat, pipa-pipa itu terus mengalirkan energi yang menjaga roda industri berputar, rumah-rumah tetap menyala, dan Batam tetap bergerak sebagai salah satu motor ekonomi Indonesia.(Iman Suryanto)
