Digitalisasi Imigrasi Batam, 7 Pelabuhan dan Bandara Terintegrasi All Indonesia

Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam

“Dampak operasionalnya mengurangi kebutuhan pengisian administrasi pada saat penumpang sudah berada di area kedatangan, membantu memperlancar alur menuju pemeriksaan keimigrasian, mendukung penggunaan autogate bagi penumpang yang memenuhi persyaratan, serta membantu petugas memperoleh data penumpang lebih awal untuk kebutuhan pemeriksaan,” kata Kharisma.

Tujuh pintu masuk internasional di Batam yang telah menerapkan All Indonesia meliputi Pelabuhan Batam Center, Pelabuhan Citra Tritunas Harbour Bay, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Bengkong, Pelabuhan Marina Teluk Senimba, serta Bandara Internasional Hang Nadim.

Bacaan Lainnya

Melalui platform tersebut, penumpang cukup mengisi identitas, data paspor, detail perjalanan, moda transportasi, deklarasi kesehatan, kepabeanan, dan karantina.

Setelah seluruh informasi dikirimkan, sistem akan menghasilkan kartu kedatangan dalam bentuk QR Code yang dapat disimpan dan ditunjukkan saat diperlukan dalam proses pemeriksaan.

Menurut Kharisma, integrasi data ini juga mendukung pemanfaatan fasilitas autogate di sejumlah TPI Batam. Penumpang yang memenuhi persyaratan dapat menggunakan pemeriksaan otomatis tanpa harus melalui konter pelayanan manual.

“Data tersebut sudah tersedia secara elektronik sebelum atau pada saat penumpang tiba, sehingga dapat mendukung proses pemeriksaan oleh instansi terkait. Dengan satu kali pengisian, penumpang tidak perlu lagi mengisi beberapa formulir deklarasi yang sebelumnya terpisah,” ujarnya.

Dorong Efisiensi dan Daya Saing Batam

Dari sisi pelayanan dan aktivitas ekonomi, penerapan sistem terintegrasi ini berpotensi memberikan nilai tambah bagi Batam sebagai salah satu gerbang utama mobilitas internasional Indonesia.

Pos terkait