KABAREKONOMI.CO.ID, JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Singapura di Jakarta mengeluarkan imbauan keselamatan bagi warga negaranya yang berada di Indonesia menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau.
Erupsi tersebut memicu sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah, termasuk di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kedubes Singapura menyebut situasi akibat aktivitas vulkanik tersebut masih dinamis. Kondisi itu dinilai berpotensi menyebabkan gangguan terhadap penerbangan dalam beberapa waktu mendatang.
Melalui imbauan resminya, warga Singapura yang berada di Indonesia diminta mengutamakan keselamatan dan mengikuti perkembangan informasi dari otoritas setempat.
Warga Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Kedubes Singapura meminta warganya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di dalam ruangan apabila memungkinkan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengantisipasi dampak abu vulkanik.
Warga juga diminta secara aktif memantau informasi terbaru dari media lokal serta mengikuti arahan yang dikeluarkan otoritas Indonesia terkait kondisi erupsi.
Bagi warga yang memiliki rencana perjalanan melalui jalur udara, Kedubes Singapura mengimbau agar segera menghubungi maskapai penerbangan masing-masing.
Informasi dari maskapai diperlukan untuk memastikan status penerbangan, termasuk kemungkinan penundaan, pembatalan, maupun perubahan atau alternatif penerbangan.
Selain itu, warga Singapura diminta berkoordinasi dengan penyedia asuransi perjalanan untuk memastikan cakupan perlindungan apabila mengalami gangguan atau kendala perjalanan akibat kondisi tersebut.
