Fasilitas Baru di Bandara Internasional Batam, Penumpang Bisa Kulineran Tanpa Beban Barang

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budi
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budi

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – PT Bandara Internasional Batam terus memperkuat layanan berbasis kenyamanan penumpang dengan menghadirkan fasilitas penitipan barang di area bandara. Inovasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan non-aeronautika sekaligus meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pengguna jasa penerbangan.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi saat dikonfirmasi IDNNews pada Sabtu (28/2/2026) menjelaskan bahwa, layanan penitipan barang ini dirancang untuk menjawab kebutuhan penumpang yang memiliki waktu luang sebelum keberangkatan maupun setelah kedatangan.

Bacaan Lainnya

“Punya waktu luang sebelum terbang tapi malas membawa koper berat? Atau baru tiba dan ingin langsung menikmati kuliner tanpa ribet? Kini penumpang bisa menitipkan barang bawaan dengan aman di Bandara Internasional Batam,” ujarnya.

Melalui layanan tersebut, penumpang dapat menitipkan berbagai jenis barang, mulai dari koper berukuran besar hingga tas ransel. Fasilitas ini memberikan fleksibilitas bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis untuk memanfaatkan waktu secara lebih produktif tanpa terbebani barang bawaan.

Dengan meningkatnya arus penumpang di Batam sebagai kota industri dan destinasi wisata perbatasan, optimalisasi layanan penunjang dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi di kawasan bandara.

“Jadi, penumpang yang tidak lagi terbebani barang bawaan berpotensi lebih leluasa berbelanja maupun menikmati fasilitas komersial yang tersedia,” tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya transformasi layanan bandara menuju konsep customer experience yang lebih modern dan kompetitif.

Manajemen berharap, inovasi tersebut dapat memperkuat daya saing Bandara Internasional Batam sebagai pintu gerbang utama Kepulauan Riau sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan bisnis di wilayah tersebut. (Iman Suryanto)

Pos terkait