Granat Kepri Mantapkan Sinergi dan Regenerasi Menuju Kepri Bebas Narkoba

KABAREKONOMI. co.id, BATAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai mempersiapkan diri menghadapi momentum penting organisasi, yakni Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pelantikan pengurus baru untuk Periode 2026 – 2030 mendatang.

Bacaan Lainnya

Menjelang agenda tersebut, jajaran pengurus DPD Granat Kepri menggelar konsolidasi internal untuk memperkuat barisan dan menyatukan langkah dalam menjalankan misi besar pemberantasan narkoba di daerah ini di Cafe/Resto Geudong Kopi – Tiban Indah, Batam pada Sabtu(25/10/2025) siang.

Ketua DPD Granat Kepri, Syamsul Paloh, menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ajang memperkuat komitmen bersama dalam mengokohkan peran organisasi di tengah masyarakat.

“Konsolidasi ini sangat penting sebagai bentuk persiapan menjelang Musda dan pelantikan pengurus. Kami ingin memastikan seluruh elemen organisasi, dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, memiliki semangat dan visi yang sama dalam menjalankan gerakan anti narkotika,” ujar Syamsul.

Menurut Syamsul, Granat Kepri selama ini berupaya menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Ia menilai bahwa ancaman narkotika di wilayah Kepulauan Riau masih cukup tinggi, mengingat posisi geografis provinsi ini yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga dan memiliki banyak pintu masuk jalur laut.

“Kita tidak boleh lengah. Posisi strategis Kepri sering dijadikan pintu masuk peredaran gelap narkoba. Karena itu, Granat Kepri harus hadir dengan langkah konkret, baik melalui edukasi, sosialisasi, maupun kerja sama lintas sektor,” tambahnya.

Syamsul juga menekankan pentingnya regenerasi dan pembenahan struktur organisasi. Ia menginginkan agar Musda nanti menjadi momentum lahirnya kepengurusan yang lebih solid, profesional, dan mampu membawa Granat Kepri menjadi organisasi yang aktif di tengah masyarakat.

Selain memperkuat internal, DPD Granat Kepri juga terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga pendidikan. Program-program pencegahan dini, sosialisasi bahaya narkoba di sekolah dan kampus, serta pemberdayaan masyarakat terus digalakkan sebagai bentuk komitmen organisasi.

“Granat bukan hanya bicara tentang penegakan hukum, tapi juga tentang upaya membangun kesadaran masyarakat agar menjauhi narkoba. Kita ingin membangun generasi muda Kepri yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” jelasnya.

Musyawarah Daerah DPD Granat Kepri direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Selain membahas arah kebijakan organisasi ke depan, agenda tersebut juga akan menjadi ajang evaluasi dan penyegaran kepengurusan.

Diharapkan, melalui Musda ini, Granat Kepri dapat semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kepulauan Riau yang bersih dari narkoba.

“Kita ingin Musda ini menjadi momentum kebangkitan Granat Kepri. Dengan semangat baru dan kepengurusan yang solid, kami siap bekerja lebih keras untuk masyarakat,” pungkas Syamsul. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *