KABAREKONOMI.CO.ID, Tanjungpinang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) ke-53 yang jatuh pada 21 Mei 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Mengusung tema “Jaga Laut Untuk Ekonomi Biru”, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa laut merupakan aset strategis yang harus dijaga bersama demi memastikan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi daerah.
Menurutnya, Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi wilayah perairan memiliki potensi besar untuk mengembangkan konsep ekonomi biru, yakni model pembangunan yang mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem laut.
“Peringatan HUT HNSI ke-53 menjadi pengingat bahwa masa depan ekonomi maritim Indonesia bergantung pada kemampuan kita menjaga laut. Nelayan bukan hanya pelaku ekonomi, tetapi juga penjaga ekosistem yang memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar Nyanyang.
Ia menambahkan, penguatan sektor perikanan, peningkatan nilai tambah hasil laut, pemanfaatan teknologi, hingga perlindungan wilayah pesisir menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing ekonomi daerah.
Nyanyang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nelayan dan keluarga besar HNSI yang selama ini terus berkontribusi menjaga ketahanan pangan dan menopang aktivitas ekonomi maritim di daerah.
Melalui semangat “Jaga Laut Untuk Ekonomi Biru”, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan laut yang sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi generasi mendatang.
“Selamat Hari Ulang Tahun HNSI ke-53. Mari Jaga Laut Untuk Ekonomi Biru,” tutupnya. (Iman)
