Menurutnya, dalam industri pariwisata dikenal konsep pentahelix yang melibatkan lima unsur penting, yakni pemerintah, pelaku usaha, asosiasi pariwisata, media, dan akademisi.
“Forum ini sangat positif karena dihadiri sejumlah asosiasi utama yang menggerakkan pariwisata di Batam. Setelah ini secara pemerintah kami juga akan membuat diskusi yang sama dengan menghadirkan lebih banyak pihak,” ujar Ardiwinata dalam sambutannya.
Ia menambahkan, diskusi lintas sektor tersebut juga penting untuk merumuskan langkah antisipasi terhadap berbagai faktor eksternal yang dapat mempengaruhi industri pariwisata, termasuk dinamika geopolitik global.
“Terutama bagaimana kita mengantisipasi dampak gejolak perang Iran terhadap bisnis pariwisata Batam,” katanya. (Iman)










