Kabut Asap Batam Makin Jadi Perhatian, Wali Kota Amsakar Keluarkan Surat Edaran

Pengelola diminta meningkatkan kebersihan lingkungan, mengurangi potensi masuknya asap ke dalam ruangan, serta mengimbau pengunjung dan pekerja menggunakan masker apabila kondisi udara di luar ruangan kurang sehat.

Aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak juga diminta dikurangi selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Bacaan Lainnya

Fasilitas Kesehatan Siapkan Pelayanan

Rumah sakit, puskesmas, klinik dan fasilitas kesehatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Masyarakat yang mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, sakit tenggorokan atau keluhan kesehatan lainnya diminta mendapatkan pelayanan dan edukasi kesehatan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau penyakit kronis.

Camat, Lurah hingga RT/RW Diminta Aktif Memantau

Camat dan lurah diminta meningkatkan koordinasi dengan perangkat daerah, unsur TNI/Polri, pemadam kebakaran, fasilitas kesehatan serta masyarakat dalam memantau kondisi kabut asap.

Koordinasi dengan ketua RT/RW juga diminta diaktifkan untuk menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat. Pemerintah juga meminta pengawasan terhadap potensi pembakaran lahan, sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya asap.

Apabila ditemukan titik api, kebakaran lahan atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kabut asap, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Warga Diminta Hindari Pembakaran dan Kurangi Aktivitas di Luar

Pos terkait