Dalam sesi edukasi, anak-anak diperkenalkan pada area privasi tubuh sebagai bekal untuk menjaga diri, mengenali batasan pribadi, serta mencegah pelecehan terhadap anak. Materi disampaikan secara ringan dan interaktif agar mudah dipahami sesuai usia peserta.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam, Rizal, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif karena menghadirkan ruang yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak-anak.
“Kegiatan yang dilaksanakan MEG ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bergembira, belajar, dan menunjukkan kemampuan mereka melalui berbagai perlombaan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ke depan juga menghadirkan aktivitas yang melibatkan orang tua, sehingga kebersamaan dan keceriaan warga di Perumahan Rempang Eco City semakin terasa,” kata Rizal.
Noy, salah seorang warga Perumahan Rempang Eco City, mengaku senang karena peringatan Hari Anak Nasional kembali dilaksanakan untuk kedua kalinya.
“Ini merupakan tahun kedua peringatan Hari Anak dilaksanakan di sini. Anak-anak senang sekali karena bisa mengikuti lomba, bermain, dan menunjukkan bakat mereka. Kami sebagai orang tua juga ikut bahagia melihat anak-anak tampil lebih berani dan percaya diri. Semoga kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan,” ujar Noy.
Kebahagiaan turut dirasakan Ahmad, pemenang lomba bercerita. Ia tampil membawakan kisah tentang perjuangan sang ibu yang menjadi inspirasi dalam kehidupannya.
“Saya senang bisa bercerita di depan banyak orang. Awalnya gugup, tetapi setelah selesai rasanya lega dan tidak menyangka bisa menang. Tadi saya menceritakan perjuangan ibu dalam membesarkan saya. Ketika mengingat semua yang telah ibu lakukan, saya sampai meneteskan air mata,” ungkap Ahmad.
