KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadapi tantangan tersendiri akibat karakteristik wilayah yang didominasi pulau-pulau.
Kondisi geografis tersebut mendorong perlunya penyesuaian sarana operasional koperasi agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepri, Riki Rionaldi saat dihubungi KE Group pada Selasa (27/10/2026) membenarkan hal tersebut.
Dan pihaknya mengungkapkan bahwa, salah satu persoalan utama yang perlu mendapat perhatian adalah kesesuaian bantuan kendaraan operasional bagi koperasi yang berada di wilayah kepulauan.
Menurut Riki, kendaraan seperti truk dan mobil pikap belum tentu menjadi pilihan tepat bagi desa-desa yang berada di pulau-pulau kecil dan tidak memiliki akses jalan darat yang memadai.
Karena itu, ia telah menyampaikan langsung kepada Menteri Koperasi beserta jajaran dan Wakil Menteri Koperasi agar kebutuhan operasional koperasi di Kepri dipertimbangkan berdasarkan kondisi geografis daerah.
“Banyak desa yang memang tidak memerlukan truk atau pikap karena tidak sesuai dengan kondisi wilayahnya. Saya sudah menyampaikan kepada Pak Menteri agar bisa dipertimbangkan untuk diganti dengan kapal, dengan nilai yang setara dengan bantuan kendaraan tersebut,” ujar Riki.
