Kunjungan Wisman Tembus 1.365 Orang per Hari, Gold Coast Bengkong Kian Strategis bagi Pariwisata Batam

Gold Coast Ferry Terminal Bengkong
Gold Coast Ferry Terminal Bengkong

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Terminal Ferry Internasional Gold Coast Bengkong semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu pintu masuk baru wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam.

Sejak resmi beroperasi pada 14 April 2025 silam, terminal ini mampu mencatat pergerakan wisman yang cukup signifikan dengan angka kunjungan yang dalam beberapa periode mencapai lebih dari seribu orang dalam sehari.

Bacaan Lainnya

General Manager Gold Coast Ferry Terminal Bengkong, Rusli saat ditemui KE Group mengatakan, kehadiran terminal ini memberikan alternatif akses transportasi laut yang semakin memudahkan wisatawan dari negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia, untuk berkunjung ke Batam.

“Gold Coast Bengkong hadir sebagai pintu gerbang baru wisatawan mancanegara ke Batam. Sejak diresmikan pada April 2025, kami terus berupaya menghadirkan berbagai keunggulan layanan untuk menarik minat wisatawan, terutama dari Singapura dan Malaysia,” ujar Rusli saat ditemui pada Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan data operasional terminal, jumlah kunjungan wisman yang datang dan berangkat melalui terminal ini dalam satu hari menunjukkan angka yang cukup tinggi pada awal 2026.

Pada Januari 2026, jumlah pergerakan wisman tercatat mencapai 1.266 orang dalam satu hari, menjadi salah satu capaian tertinggi selama periode tersebut.

Tren tersebut bahkan mengalami peningkatan pada Februari 2026. Dalam satu hari, jumlah wisatawan mancanegara yang melalui terminal ini tercatat mencapai 1.365 orang, baik yang datang maupun yang berangkat dari Batam menuju negara tetangga.

Sementara itu, pada periode akhir tahun lalu, tepatnya Desember 2025, aktivitas penumpang juga tercatat cukup tinggi dengan jumlah kunjungan harian mencapai 1.385 orang.

Angka tersebut menunjukkan bahwa terminal ini mulai menjadi salah satu pilihan utama jalur perjalanan laut bagi wisatawan internasional.

Namun demikian, pada momen bulan suci Ramadan tahun ini, jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan yang cukup signifikan. Saat ini rata-rata pergerakan wisatawan melalui terminal tersebut hanya berkisar sekitar 200 orang per hari.

Rusli menjelaskan bahwa penurunan tersebut merupakan kondisi musiman yang lazim terjadi setiap tahun selama Ramadan, ketika aktivitas perjalanan wisata cenderung berkurang.

“Biasanya memang ada penurunan selama Ramadan. Namun setelah Lebaran atau memasuki musim liburan, jumlah wisatawan biasanya kembali meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, wisatawan asing yang memanfaatkan layanan terminal ini masih didominasi oleh warga negara Singapura dan Malaysia, mengingat kedekatan geografis serta kemudahan akses transportasi laut menuju Batam.

Dengan potensi kunjungan yang mampu menembus lebih dari seribu orang per hari pada periode normal, Gold Coast Bengkong dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Batam sekaligus mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pusat perbelanjaan.

Manajemen terminal pun optimistis, dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan yang terus dilakukan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui Gold Coast Bengkong akan terus bertumbuh dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata favorit di kawasan perbatasan.(Iman Suryanto)

Pos terkait