Li Claudia: Kami Serius Wujudkan Batam Bersih, TPS Akan Dilengkapi Teknologi Modern

Li Claudia menambahkan, setiap rencana pembangunan TPS akan disosialisasikan kepada masyarakat terlebih dahulu. Pemerintah memastikan seluruh proses mempertimbangkan aspirasi warga dan tokoh masyarakat.

“Nanti masyarakat akan kami beri tahu dan sosialisasikan lagi sebelum pembangunan TPS dimulai. Kami rapatkan dulu. Tidak mungkin kami putuskan tanpa pertimbangan dari masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menekankan bahwa penanganan sampah harus dilakukan lebih disiplin. Pemerintah menargetkan persoalan sampah di Batam dapat tertangani secara menyeluruh pada tahun depan.

“Tahun depan sampah Batam harus beres, tidak boleh lagi berserakan. Setelah titiknya ditetapkan, kami akan mengundang tokoh masyarakat dan menjelaskan sistemnya. TPS harus menjadi tempat yang baik, rapi, dan tidak menimbulkan masalah lagi,” jelasnya.

Li Claudia turut menyebut bahwa Batam akan mengadopsi sistem pengelolaan sampah dari kota-kota modern. Ia mencontohkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengolah sampah menjadi energi terbarukan dan produk daur ulang dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Coba lihat di YouTube bagaimana pengolahan sampah di IKN dan Singapura. Itu akan kita jadikan contoh. Singapura saja butuh 10-15 tahun mendidik warganya agar disiplin soal sampah. Kita pun harus bersama-sama mengajak warga agar mau berubah dan menjaga kebersihan,” tambahnya.

Dalam peninjauan lokasi TPS tersebut, Li Claudia didampingi Kepala Dinas CKTR Azril Apriansyah, Camat Bengkong Fairuz, Kabid Persampahan DLH Iqbal, serta perwakilan dari BP Batam. (****)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *