Selanjutnya, Mendag Budi Santoso membuka secara resmi Pekan Pengembangan Ekspor yang digelar di Balairung Lantai 3 Gedung BP Batam.
Disini, Budi Santoso menegaskan komitmennya membuka akses pasar ekspor seluas-luasnya bagi produk UMKM. Baginya, penjajakan bisnis merupakan jembatan penting agar pelaku UMKM tidak sebatas mengenal pasar global, tetapi juga mampu mencatatkan transaksi yang nyata dengan pembeli luar negeri.

“Ini yang kita gesa dan lakukan, Untuk mewujudkan UMKM di Indonesia memiliki peran pentting di pasar Global juga,” terangnya.
Diakhir kunjungannya, Mendag Budi Santoso melakukan peresmian pabrik sekaligus melepas produk industri pengolahan dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri), senilai 15 juta dolar AS dengan tujuan empat negara yakni Singapura, Jerman, Inggris, serta Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Pengiriman kali ini mencakup produk sensor inframerah, sensor termal dan lampu pulsa intens yang digunakan dalam sektor perawatan hingga pengamanan rumah.










