“Selama ini potensi laut kita baru dimanfaatkan sebatas hasil tangkap. Padahal nilai tambahnya jauh lebih besar bila dikembangkan menjadi rantai ekonomi maritim yang lengkap,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan Kepri selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Proses penyusunan peta jalan pembangunan dilakukan bersama Bappenas agar Kepri dapat tumbuh sebagai provinsi yang maju, makmur, dan merata.
Adi juga menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Kepri. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif memberikan masukan dan ide-ide kreatif guna memperkuat kebijakan ekonomi daerah.
“Kita menyadari bahwa kemampuan fiskal daerah terbatas. Karena itu, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan di lebih dari dua ribu pulau yang tersebar di Kepri,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong dan visi yang jelas, Pemerintah Provinsi Kepri berharap dapat mewujudkan “Provinsi Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata”, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi menuju ekonomi biru berkelanjutan di kawasan strategis utara Indonesia.(IMAN)










