MoU BP Batam dan PT Galang Bumi Industri Buka Jalan Pengembangan Kawasan Industri Galang

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat pengembangan kawasan industri berteknologi tinggi di Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri), melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Galang Bumi Industri di Bida Marketing BP Batam pada Rabu (28/10/2026).

Kerja sama tersebut mencakup pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park.

Bacaan Lainnya

Proyek ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri bernilai tambah, termasuk hilirisasi pasir silika dan pengembangan industri semikonduktor.

Penandatanganan MoU berlangsung di Bida Marketing BP Batam. Kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk menyusun rencana bisnis, mempercepat proses perizinan, serta menyiapkan pembangunan infrastruktur dasar guna mendukung realisasi investasi di kawasan tersebut.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan bahwa setelah penandatanganan MoU, BP Batam bersama Wiraraja Group akan menyusun rencana bisnis dengan memprioritaskan pengembangan lahan tahap pertama seluas 150 hektare.

“Setelah MoU ini, kita akan membuat business plan untuk memulai dengan lahan 150 hektare. Kemudian, BP Batam bersama Wiraraja Group akan melakukan percepatan perizinan, terutama untuk pembangunan infrastruktur dasar,” ujar Fary.

Menurut dia, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting agar pengembangan kawasan industri dapat berjalan sesuai tahapan dan menarik realisasi investasi.

Pihak Wiraraja Group, lanjut Fary, juga telah menyampaikan rencana penyusunan perencanaan khusus pembangunan infrastruktur dasar. BP Batam akan mengoordinasikan langkah tersebut agar proses persiapan kawasan dapat berlangsung lebih cepat.

Pos terkait