Pemetaan ini dilakukan bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah. Fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik pratama di wilayah Batam dan Karimun dipastikan tetap tersedia dengan jadwal operasional yang telah disesuaikan.
“Ada fasilitas kesehatan yang tetap buka selama masa Lebaran, ada juga yang buka setelah Lebaran. Semua sudah kami petakan sehingga peserta tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan,” kata Harry.
Sementara itu, untuk pelayanan di rumah sakit, BPJS Kesehatan memastikan layanan emergensi tetap beroperasi tanpa henti selama masa libur Lebaran.
Di wilayah kerja Cabang Batam sendiri terdapat sekitar 25 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik di Kota Batam maupun Kabupaten Karimun.
“Untuk rumah sakit tidak ada yang tutup. Pelayanan emergensi tetap berjalan selama 24 jam,” tegasnya.
Lebih lanjut, Harry menegaskan bahwa peserta BPJS Kesehatan yang berasal dari luar daerah juga tetap dapat memperoleh layanan kesehatan selama berada di Batam atau Karimun, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik atau berkunjung ke wilayah tersebut.
Dengan kata lain, peserta JKN tetap bisa mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meskipun berada di luar daerah tempat mereka terdaftar.
“Peserta yang terdaftar di luar wilayah Batam tetap bisa dilayani selama mereka berada di Batam atau Karimun, misalnya karena mudik atau sedang berkunjung,” ujarnya.
Namun demikian, Harry mengingatkan agar peserta memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif agar dapat memperoleh layanan tanpa kendala.
Peserta dapat melakukan pengecekan status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, atau melalui Care Center 165.
