NCC Telkom Perkuat Koridor Digital SIJORI, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Di darat, Telkom memiliki jaringan fiber optik nasional, ribuan menara telekomunikasi, serta Base Transceiver Station (BTS) yang dioperasikan melalui Telkomsel. Sementara di laut, perusahaan mengoperasikan berbagai sistem kabel bawah laut yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia maupun jaringan internasional.

Sedangkan di udara, Telkom juga mengoperasikan satelit komunikasi untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani jaringan terestrial.

Bacaan Lainnya

Dengan infrastruktur tersebut, Telkom Group kini mampu melayani lebih dari 96 persen populasi Indonesia, menjadikannya salah satu penyedia infrastruktur digital terbesar di Tanah Air.

Dian menegaskan, pembangunan NCC merupakan hasil kolaborasi strategis antara anak usaha Telkom Group, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), bersama BW Digital dan Citramas Group.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh sinergi antara kekuatan nasional dengan mitra internasional dalam mempercepat pembangunan ekosistem digital Indonesia.

“Kolaborasi ini mencerminkan kemitraan strategis yang memadukan keahlian global dengan kekuatan nasional untuk mempercepat transformasi digital Indonesia,” jelasnya.

Keberadaan NCC sekaligus memperluas ekosistem konektivitas digital nasional maupun internasional yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan teknologi masa depan.

Dian mengungkapkan bahwa pembangunan NCC dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan bandwidth yang dipicu oleh pesatnya perkembangan teknologi digital global.

Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence (AI), cloud computing, pusat data (data center), hingga ekspansi perusahaan hyperscaler membutuhkan jaringan komunikasi internasional dengan kapasitas besar dan latensi sangat rendah.

“Kebutuhan yang akan dilayani melalui NCC adalah meningkatnya kapasitas bandwidth yang dibutuhkan untuk pengembangan AI, kebutuhan para hyperscaler, cloud computing, dan berbagai layanan digital lainnya,” ujarnya.

Ia menilai infrastruktur digital berkualitas tinggi akan menjadi faktor penentu dalam menarik investasi pusat data internasional ke Indonesia, khususnya Batam yang memiliki posisi geografis sangat strategis di dekat Singapura.

Pos terkait