Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas pelabuhan, kru kapal, tenaga kebersihan, serta pengemudi transportasi yang tetap bekerja melayani masyarakat selama masa mudik.
Ia berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan penuh tanggung jawab.
“Layani masyarakat dengan baik. Apa yang kita lakukan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah karena membantu saudara-saudara kita pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
Selain pelayanan, Amsakar juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan pelayaran. Ia menegaskan kepada operator kapal agar tidak mengabaikan standar keselamatan, termasuk memastikan kapasitas penumpang sesuai ketentuan.
“Jangan sampai kapal kelebihan muatan. Standar keselamatan harus dipatuhi agar pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turut menyempatkan diri berinteraksi dengan para pemudik serta para pekerja di kawasan pelabuhan.
Ia memastikan bantuan sembako yang disalurkan dapat diterima oleh para pekerja sektor transportasi yang tetap bertugas selama periode mudik.
Pemerintah Kota Batam berharap pemantauan sejak dini dapat mengantisipasi berbagai kendala di lapangan sehingga arus mudik Lebaran tahun ini berlangsung lancar, aman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. (***)
