Dengan proyeksi 4 juta penumpang di akhir 2025, Bandara Hang Nadim kembali mengukuhkan perannya sebagai hub transportasi utama di kawasan barat Indonesia, terutama bagi wisatawan domestik dan pekerja migran yang memanfaatkan Batam sebagai titik transit.
Data PT BIB menunjukkan lima rute paling diminati selama arus Nataru tahun ini masih didominasi rute-rute domestik strategis. Berikut daftar lengkapnya:
1. Jakarta – CGK (36%) dengan 11.018 penumpang
Rute ini tetap menjadi tulang punggung pergerakan penumpang, terutama untuk perjalanan bisnis dan wisata keluarga.
2. Medan – KNO (14%) dengan 5.561 penumpang
Mobilitas antardaerah Sumatera meningkat pesat jelang libur panjang.
3. Pekanbaru – PKU (10%) dengan 3.945 penumpang
4. Surabaya – SUB (9%) dengan 2.686 penumpang
5. Palembang – PLM (7%) dengan 2.295 penumpang
Rute-rute tersebut menjadi indikator kuat bahwa Batam masih menjadi pusat mobilitas dan ekonomi yang menghubungkan Sumatera, Jawa, dan wilayah barat Indonesia lainnya.
Meski sempat berada di bawah proyeksi, manajemen BIB melihat momentum Nataru sebagai pertanda positif menjelang tahun 2026. Kelancaran operasional, peningkatan layanan, serta kerja sama dengan maskapai diprediksi akan mengangkat performa pertumbuhan penumpang secara lebih stabil.
“Dengan kolaborasi yang baik, kami yakin Hang Nadim akan mencatatkan kinerja yang lebih baik tahun depan,” tambah Annang.
Dengan catatan penumpang yang terus naik dan rute-rute favorit yang semakin kuat, Bandara Hang Nadim tetap menjadi barometer mobilitas dan denyut ekonomi Batam, sekaligus menandai bahwa sektor transportasi udara tengah bergerak menuju pemulihan penuh. (Iman Suryanto)










