Hendri menekankan bahwa keberhasilan pengembangan UMKM tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang erat antara legislatif, sektor perbankan, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha itu sendiri. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi yang kuat, UMKM akan memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, pendampingan, dan pasar. Dengan demikian, mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di tengah perubahan ekonomi global dan digitalisasi,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi UMKM Naik Kelas ini diinisiasi oleh Anggota DPR RI Randi Zulmariadi dengan dukungan penuh dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Inisiatif ini menjadi wujud nyata peran wakil rakyat dalam memperjuangkan penguatan sektor UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.
Sinergi antara DPR RI dan BRI ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas UMKM di Batam dan daerah sekitarnya. Dengan dukungan pembiayaan, pendampingan, serta akses pasar yang lebih luas, UMKM diharapkan semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM di Batam dan Kepulauan Riau tidak hanya didorong untuk bertahan di tengah tantangan ekonomi, tetapi juga dipacu untuk berkembang, berinovasi, dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan.(***)
