Pertamina Batam dan Warga Bersinergi Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Program KIMARA

KABAREKONOMI.CO.ID, Batam – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, melalui Program KIMARA (Kampung Inovasi Sampah Permata Bandara) yang dijalankan bersama Unit Bank Sampah (UBS) RT One Berseri di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan AFT Hang Nadim membina UBS RT One Berseri untuk mengelola sampah secara terpadu melalui pendekatan ekonomi sirkular dan prinsip zero waste.

Bacaan Lainnya

Dimna program KIMARA ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“Melalui pembinaan UBS RT One Berseri, kami mendorong masyarakat untuk mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Program KIMARA ini memberikan dampak lingkungan yang positif, membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya kelompok ibu rumah tangga,” ujar Fahrougi.

Saat ini, UBS RT One Berseri telah mampu mengelola sampah secara produktif dan berkelanjutan. Kelompok ini mengolah limbah buah yang berasal dari kedai buah dan jus.

Setiap bulan, kelompok ini mampu mengolah 41 kg sampah organik untuk pembuatan eco enzyme. Kemudian sebanyak 231 kg sampah organik rumah tangga dimanfaatkan sebagai pakan maggot dan 39 kg sampah organik diolah menjadi kompos.

Selain itu, UBS RT One Berseri ini juga mengembangkan hidroponik. Hasil panen hidroponik saat ini mencapai 20 kg per bulan yang dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Keberhasilan program ini berdampak pada kelestarian lingkungan dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

Pos terkait