Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Batam Berjalan Optimal

Selain Pertamax Turbo, tambahnya, penyaluran Pertamax juga terus berjalan meskipun sempat mengalami keterbatasan. Hingga 27 dan 28 Oktober 2025, total suplai telah mencapai 96 kiloliter, atau sekitar 46 persen dari rata-rata konsumsi normal harian di wilayah Batam.

Pertamina menargetkan pemulihan penuh akan tercapai dalam waktu dekat. Jika proses bongkar kapal berjalan tanpa kendala, penambahan pasokan sebesar 2.000 kiloliter akan dilakukan pada 29 Oktober 2025. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan ketersediaan Pertamax di seluruh SPBU wilayah Batam.

Bacaan Lainnya

“Proses suplai melalui jalur laut memang membutuhkan waktu dan kesiapan teknis tertentu, namun tim operasional kami terus bekerja maksimal agar bongkar muat berjalan lancar dan pasokan bisa segera disalurkan ke seluruh jaringan SPBU,” ungkap Pertamina Patra Niaga.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap seluruh rantai distribusi BBM di Batam, mulai dari Terminal BBM hingga SPBU. Pengaturan suplai dilakukan secara selektif dan proporsional agar pemerataan pasokan dapat terjaga di seluruh wilayah.

Dalam situasi sementara ini, masyarakat juga diimbau untuk tidak panik atau melakukan pembelian berlebihan, karena produk Pertalite masih tersedia di seluruh SPBU sebagai alternatif bahan bakar sementara yang dapat digunakan oleh berbagai jenis kendaraan.

Sebagai Subholding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Batam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *