“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keberlanjutan pelaksanaan program pelestarian lingkungan, terutama bantuan kapal yang diberikan untuk pembersihan perairan Danau Toba dari eceng gondok. Melalui kapal yang diberikan, kami dapat membersihkan 2 hingga 5 ton eceng gondok untuk kemudian diolah menjadi pupuk bagi tanaman di sekitar kawasan Bukit Sibea-Bea. Tidak memakan waktu lama, dalam kurun waktu 1 bulan, eceng gondong sudah berubah menjadi pupuk dan siap digunakan. Hal ini kemudian juga membantu mengurangi biaya operasional,” terang Armend.
Melalui Program TJSL untuk menjaga kelestarian alam dan penghijauan di sekitar Danau Toba, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim.
Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 14 Ekosistem Laut. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan dapat mengurangi pencemaran, menjaga keindahan Danau Toba, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga. (**)
