KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Sebanyak 33 tim tortor Batak dipastikan ambil bagian dalam Lomba Piala Johanes Kennedy Aritonang di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Kompetisi ini, nantinya tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan seni tari tradisional, tetapi juga momentum untuk melestarikan budaya Batak di tengah keberagaman masyarakat Batam.
Babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di Tiara Convention Hall Panbil, Batam.
Dari 33 tim yang berkompetisi, dewan juri akan memilih 10 tim terbaik untuk melaju ke babak final pada 28 November 2026.
Babak final tersebut sekaligus akan dirangkai dengan peresmian Tiara Convention Hall Panbil, milik Johanes Kennedy Aritonang.
Kompetisi ini disponsori Yayasan Yonkenedia dengan menyediakan hadiah bernilai ratusan juta rupiah beserta piala bagi para pemenang. Sejumlah kategori yang diperlombakan meliputi tortor Batak dewasa, parsinabung, pertunjukan busana adat Batak, dan tortor anak-anak.
Penyelenggaraan lomba ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat Batak untuk menampilkan kekayaan seni dan tradisi leluhur sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
