PM2.5 Batam Capai 110,7 µg/m³, Warga Diimbau Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), berada dalam kategori tidak sehat pada Kamis (15/10/2026) pagi.

Berdasarkan pembaruan informasi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat mencapai 110,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 08.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena paparan partikel halus di udara dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Informasi kualitas udara tersebut disampaikan melalui publikasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam.

Grafik riwayat konsentrasi PM2.5 pada Kamis pagi menunjukkan tren peningkatan sejak tengah malam. Pada pukul 00.00 WIB, konsentrasi partikel halus berada di kisaran 85 µg/m³, kemudian meningkat secara bertahap hingga menembus 110 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara Batam perlu mendapat perhatian serius, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada pagi hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *