Asep menilai keberadaan wartawan profesional sangat penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang aktual, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemberitaan yang aktual tersebut sangat diperlukan. Dan itu juga mendukung kami dalam melaksanakan tugas kami,” kata Asep.
Menurut dia, kualitas pemberitaan memiliki peran penting di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks yang berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik di tengah masyarakat.
Bagi daerah yang tengah mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, situasi keamanan dan kualitas informasi publik menjadi dua faktor yang saling berkaitan.
Informasi yang tidak akurat berpotensi memengaruhi persepsi publik, sementara kondisi keamanan yang tidak kondusif dapat berdampak terhadap tingkat kepercayaan pelaku usaha.
Karena itu, Asep menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media dalam menjaga situasi Kepri tetap aman dan kondusif.
“Keamanan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan investor,” tegasnya.
Menurut Asep, media memiliki posisi strategis untuk menyampaikan perkembangan daerah secara objektif sekaligus memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.
Polda Kepri pun mendorong insan pers agar mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap pemberitaan.
Langkah tersebut diharapkan ikut memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai daerah yang aman dan kondusif, baik bagi masyarakat maupun investor.
Sementara itu, Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei dalam pembukaan UKW tersebut.
Ady juga mengapresiasi dukungan Polda Kepri terhadap pelaksanaan UKW yang digelar secara mandiri oleh KJK.
