RSUD Kewalahan, Lonjakan Pasien Diduga Keracunan MBG Capai Ratusan

Kronologis Kejadian

Peristiwa ini bermula pada Rabu (15/4/2026), saat siswa di sejumlah sekolah menerima dan mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan pihak sekolah.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, aktivitas belajar berjalan normal hingga siswa pulang ke rumah masing-masing tanpa gejala mencurigakan. Namun, selang beberapa waktu kemudian, para siswa mulai mengalami mual, muntah berulang, dan tubuh lemas secara hampir bersamaan.

Kondisi tersebut memicu kepanikan orang tua, yang kemudian membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dari 39 korban yang dirawat di Puskesmas Siantan Tengah, sebagian besar merupakan siswa dari TK hingga SD, dengan gejala serupa berupa muntah dan lemas. Bahkan, terdapat juga korban balita serta orang dewasa.

Beberapa di antaranya:
Sanum (5), siswa TK Al Takwa Air Asuk
Yola (9), siswa SD 001 Air Asuk
Nela (9), siswa SD 001 Air Asuk
Adam Saka (5), siswa TK At Taqwa
Akla (3 tahun 9 bulan), PAUD Harapan Bunda
M. Haziq (7), siswa SD 001 Air Asuk
Hazel (1 tahun 6 bulan), balita
Munizam Al Fikri (12), siswa SD 001 Air Asuk
Muhammad Ardipin (25), warga dewasa
Idalela (48), ibu rumah tangga

Pos terkait