Dengan durasi perjalanan yang singkat, rute ini dinilai sangat potensial untuk mendukung perjalanan bisnis maupun wisata akhir pekan bagi masyarakat dari kedua negara.
Sementara itu, Head of Commercial AirAsia Malaysia, Liyana Mahizzan, mengatakan maskapai menyediakan layanan penerbangan dengan konsep sederhana dan efisien sesuai karakter maskapai berbiaya hemat.
“Kita hanya menyediakan satu kelas, yaitu seat ekonomi untuk seluruh penumpang,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pada peluncuran rute ini, AirAsia memberikan promo harga tiket yang cukup kompetitif untuk menarik minat masyarakat.
“Hari ini kita juga ada promo. Penumpang bisa melihat penawaran tiket terbaru melalui situs AirAsia.com. Harga tiket untuk satu kali perjalanan mulai dari sekitar Rp700 ribuan,” kata Liyana.
Menurutnya, meskipun rute ini diluncurkan berdekatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri, pihak maskapai untuk sementara belum merencanakan penambahan frekuensi penerbangan.
“Karena ini baru dimulai hari ini, untuk saat ini belum ada tambahan penerbangan. Namun rute ini akan beroperasi setiap hari,” jelasnya.
Dalam operasionalnya, maskapai menggunakan pesawat jenis Airbus A320 yang dikenal efisien dan banyak digunakan untuk rute jarak pendek hingga menengah.
Selain menghubungkan langsung Batam dengan Kuala Lumpur, AirAsia juga menawarkan fasilitas fly-through, yang memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi internasional lainnya melalui Kuala Lumpur tanpa harus melakukan proses check-in ulang.
Dengan fasilitas tersebut, penumpang dari Batam tidak hanya dapat bepergian ke Kuala Lumpur, tetapi juga memiliki akses lebih luas ke berbagai kota di Asia dan jaringan penerbangan AirAsia lainnya.
Pembukaan rute ini dinilai memiliki dampak ekonomi yang cukup besar bagi Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Selain meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, konektivitas udara yang lebih baik juga diharapkan dapat memperkuat aktivitas perdagangan lintas negara serta membuka peluang investasi baru di kawasan tersebut.
Pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata pun optimistis bahwa kehadiran rute penerbangan ini akan semakin meningkatkan daya saing Batam sebagai salah satu gerbang ekonomi dan pariwisata di wilayah perbatasan Indonesia.
Dengan jadwal penerbangan harian serta harga tiket yang relatif terjangkau, rute Kuala Lumpur–Batam diperkirakan akan menjadi salah satu jalur transportasi udara favorit bagi wisatawan, pekerja, dan pelaku bisnis yang ingin melakukan perjalanan cepat antara kedua kota tersebut. (Iman)










