Lebih lanjut, Nyanyang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan, terutama di tengah keberagaman latar belakang budaya dan sosial. Menurutnya, semangat saling menghormati dan gotong royong harus terus dijaga agar tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Ramadan mengajarkan kita arti berbagi. Mari kita ringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, perkuat solidaritas sosial, dan jadikan bulan suci ini sebagai titik awal untuk terus berbuat kebaikan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya,” tuturnya.
Nyanyang juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan suasana kondusif selama bulan puasa. Ia berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, saling menghargai, serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masing-masing.
Di akhir pesannya, Wakil Gubernur Kepri itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun semangat optimisme dan kedamaian melalui nilai-nilai Ramadan.
“Semoga Ramadan ini membentuk pribadi-pribadi yang lebih bertakwa, berempati, dan mampu menjadi teladan kebaikan di tengah masyarakat. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna,” pungkasnya. (Iman)










