“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua, termasuk generasi mendatang, agar tidak membuang sampah sembarangan dan lebih peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 600 orang yang tersebar di beberapa titik di kawasan Rempang.
“Total ada 600 orang pejuang lingkungan hari ini. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga bumi tetap lestari,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan sejumlah tim kebersihan, termasuk Satgas Kebersihan dan petugas pembersih drainase. Amsakar menekankan pentingnya keberlanjutan program, tidak hanya seremoni semata.
“Setelah dikukuhkan, tim ini harus memiliki program yang terukur dan kegiatan rutin. Jangan hanya semangat di awal, tapi harus konsisten menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan terkecil.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Mari kita jaga negeri ini bersama-sama,” katanya.
Peringatan Hari Bumi di Rempang ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menghadirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Dari Rempang, harapan untuk bumi yang lebih lestari terus digaungkan.
Pada momen tersebut juga diserahkan bantuan 3 kotak sampah berukuran besar dari PT Makmur Elok Graha kepada Pemerintah Daerah. (Iman Suryanto)
