Tantangan era digital juga membutuhkan kedewasaan dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pemuda tidak cukup hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga harus mampu memilah informasi, memerangi hoaks, dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Semangat kebangsaan, dengan demikian, perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, termasuk menghormati perbedaan pendapat, menjaga kerukunan, dan membangun ruang dialog yang sehat.
Pemuda Harus Menjadi Pelaku Pembangunan
Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan masa depan Indonesia.
Nyanyang memandang pemuda perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan.
Penguasaan teknologi digital, kecerdasan buatan, ekonomi kreatif, dan inovasi usaha dapat menjadi peluang bagi anak muda untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Pemuda juga perlu didorong agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta peluang melalui usaha produktif dan pemanfaatan potensi lokal.
Pendidikan, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten.
