Pemuda dapat mengambil peran melalui pendidikan, kegiatan sosial, pelestarian budaya, gerakan lingkungan, pengembangan usaha, hingga partisipasi dalam pembangunan masyarakat.
Bagi Nyanyang, nilai utama Sumpah Pemuda terletak pada kemampuan generasi muda menyatukan perbedaan dan mengubah semangat kebangsaan menjadi karya yang bermanfaat.
Momentum 28 Oktober ini diharapkan mampu membangkitkan optimisme bahwa anak muda Indonesia, termasuk di Kepulauan Riau, dapat menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Sebab, Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah tentang perjuangan generasi terdahulu. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda merupakan amanah yang harus diteruskan melalui kerja nyata, persatuan, dan kontribusi bagi Indonesia. (Iman Suryanto)
